Selasa, 13 Desember 2011

Matematika sebagai Ratu Ilmu


Carl Friedrich Gauss mengatakan matematika sebagai “Ratunya Ilmu Pengetahuan”
Kita harus memahami terlebih dahulu, Apa itu matematika?
Pengertian  matematika dari beberapa ahli:
·         Ames (1976) : matematika adalah ilmu tentang logika mengenai bentuk, susunan, besaran dan konsep-konsep yang berhubungan satu dengan yang lainnya.
·         Johnson dan Rising (1972): matematika adalah pola berpikir, pola mengorganisasikan, pembuktian yang logik dengan bahasa yang terdefinisi secara jelas, cermat dan akurat.
·         Reys, dkk. (1994) : telaah tentang pola dan hubungan, suatu jalan atau pola berpikir, suatu seni, suatu bahasa dan suatu alat.
·         Kline (1973) : matematika bukanlah pengetahuan menyendiri yang dapat sempurna karena dirinya sendiri, tetapi adanya matematika dapat membantu manusia dalam memahami dan menguasai permasalahan sosial, ekonomi dan alam
·         Ruseffendi (1980) : matematika terbentuk sebagai pemikiran manusia yang berhubungan dengan ide, proses dan penalaran.

Berdasarkan pendapat di atas terfokus pada  pemikiran (penalaran). Ini berarti, matematika terbentuk hasil dari penalaran manusia. Penalaran yang dimaksudkan di sini dapat berupa langkah awal dari suatu proses terbentuknya konsep mate-matika atau dapat juga sebagai langkah akhir. Sedangkan berdasarkan etimologis (Elea Tinggih, 1972: 5) perkataan matematika berarti "ilmu pengetahuan yang diperoleh dengan bernalar".
Istilah matematika itu sendiri berasal dari kata latin mathematica, yang semula mengambil dari kata Yunani mahematika(bertalian dengan pengetahuan). Kata Yunani itu mempunyai akar kata mathema yang berarti ilmu atau pengetahuan. Perkataan nilai yang serumpun, yaitu manthanein yang artinya belajar.Berdasarkan asal-usul katanya, maka Matematika itu pengetahuan yang diperoleh dari proses belajar.(The Liang Gie:5)
Dalam penggolongan ilmu menurut Augus Comte, matematika ada pada urutan pertama yaitu matematika disebut juga sebagai ilmu pasti. Ilmu pasti merupakan dasar bagi semua ilmu pengetahuan, karena sifatnya yang tetap, abstrak dan pasti. Dengan metode yang dipergunakan, melalui ilmu pasti, kita akan memperoleh pengetahuan dalam tingkat kesederhanaan dan ketetapan yang tertinggi, sebagaimana abstraksi yang dapat dilakukan akal manusia(Misnal Munir dan Rizal Mustansyir,2004:148)
Matematika sebagai ratu atau ibunya ilmu dimaksudkan bahwa matematika adalah sebagai sumber dari ilmu yang lain dan pada perkembangannya tidak tergantung pada ilmu lain. Dengan kata lain, banyak ilmu-ilmu yang penemuan dan pengembangannya bergantung dari matematika. Sebagai contoh: banyak teori-teori dan cabang-cabang dari fisika dan kimia yang ditemukan dan dikembangkan melalui konsep kalkulus.
Dari kedudukan matematika sebagai ratu ilmu pengetahuan, matemaika selain tumbuh dan berkembang untuk dirinya sendiri juga untuk melayani kebutuhan ilmu pengetahuan lainnya dalam pengembangan dan operasinya. Cabang matematika yang memenuhi fungsinya seperti yang disebutkan terakhir itu dinamakan dengan matematika Terapan(Applied Mathematic)

Ø  Matematika sebagai Ratu dan Melayani Ilmu Lainnya
Banyak ilmu-ilmu yang penemuan dan pengembangannya bergantung dari matematika. Contoh :
a)      Penemuan dan pengembangan Teori Mendel dalam Biologi melalui konsep propabolitas.
b)      Perhitungan dengan bilangan imajiner digunakan untuk memecahkan masalah tentang kelistrikan.
c)      Dalam ilmu kependudukan, matematika digunakan untuk memprediksi jumlah penduduk dll.
d)     Dengan matematika, Einstein membuat rumus yang dapat digunakan untuk menaksir jumlah energi yang dapat diperoleh dari ledakan atom.
e)      Dalam ilmu pendidikan dan psikologi, khususnya dalam teori belajar, selain digunakan statistik juga digunakan persamaan matematis untuk menyajikan teori atau model dari penelitian.
f)       Dalam seni grafis, konsep transformasi geometric digunakan untuk melukis mosaik.
g)      Dalam seni musik, barisan bilangan digunakan untuk merancang alat musik.
h)      Banyak teori-teori dari Fisika dan Kimia (modern) yang ditemukan dan dikembangkan melalui konsep Kalkulus.
i)        Teori Ekonomi mengenai Permintaan dan Penawaran dikembangkan melalui konsep Fungsi Kalkulus tentang Diferensial dan Integral.
Ø  Matematika digunakan manusia untuk memecahkan masalahnya dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh:
a)      Memecahkan persoalan dunia nyata
b)      Menghitung luas daerah
c)      Menghitung laju kecepatan kendaraan
d)     Mengunakan perhitungan matematika baik dalam pertanian, perikanan, perdagangan, dan perindustrian.
e)      Menghitung jarak yang ditempuh dari suatu tempat ke tempat yang lain.
f)       Membentuk pola pikir menjadi pola pikir matematis, orang yang mempelajarinya kritis, sistimatis dan logis



1 komentar: